Judi Bola Maxbet - Mancini Dijuluki Sebagai The Tinkerman |

Judi Bola Maxbet – Mancini Dijuluki Sebagai The Tinkerman

Judi Bola Maxbet Mancini Dijuluki Sebagai The Tinkerman

Roberto Judi Bola Maxbet – Mancini Dijuluki Sebagai The Tinkerman pada musim ini, hal tersebut bisa saja terjadi karena mereka menganggap Mancini mampu merombak sebuah klub dan merotasi klub tersebut sehingga mencapai kesuksesan.

Judi Bola Maxbet Mancini Dijuluki Sebagai The Tinkerman

Mancini

Judi Bola Maxbet – Claudio Renieri

Saat sedang menangani Chelsea , Judi Bola Maxbet Claudio Ranieri sempat dijuluki The Tinkerman. Hal tersebut tidak terlepas dari kebijakan sang manajer yang sekarang ini tengah menangani Leicester City itu untuk merotasi susunan pemain nya.

Namun sekarang panggilan itu tak lagi melekat dengan Ranieri. Pada musim ini , julukan The Tinkerman itu juga di peruntuk kan kepada pelatih Inter Milan , Roberto Mancini.

Tidak ada yang menyangka resep rotasi ala Ranieri itu justru berjalan mulus di tangan Mancini. Lihat saja posisi Inter Milan di tabel klasemen Liga Italia hingga pekan ke 16 itu telah kokoh di puncak dengan perolehan nilai 36 poin.

Kembali ke Inter setelah melepas jabatan sebagai manajer Galatasaray , rotasi diberlakukan Mancini kepada seluruh pemain Inter Milan. Dari catatan yang diperoleh , hanya terdapat 1 nama yaitu sang penjaga gawang Samir Handanovic yang selalu diturunkan oleh Mancini di setiap partai Liga Italia.

Posisi gelandang tengah jadi posisi yang paling banyak terkena rotasi oleh Mancini. Enam pemain setidaknya sudah dimain kan Mancini di posisi tersebut. Yang terbanyak bermain adalah Geoffrey Kondogbia dengan total 10 kali penampilan.

Kami mengganti susunan pemain secara teratur untuk menjaga semua pemain agar tetap pada kondisi terbaik nya. Kami punya banyak pemain yang bertalenta dan mereka layak mendapat kan kesempatan untuk bermain , ujar Judi Bola Maxbet Roberto Mancini.

Kebijakan rotasi pemain tidak terlepas dari sikap Mancini yang gemar memainkan formasi berbeda pada hampir setiap pertandingan. Saat takluk dari Napoli misalnya , Roberto Mancini memakai formasi 4-3-3 lalu formasi itu diubah jadi 4-2-3-1 ketika Inter Milan mengalahkan Genoa.

Telah tercatat mantan juru racik Manchester City ini sudah menggunakan enam taktik berbeda hingga pekan ke 16 Liga Italia. Selain memainkan dua taktik itu, Mancini juga kerap memakai formasi  4-4-2 , 4-3-2-1 dan juga 3-5-2.

Kesuksesan Roberto Mancini dengan kebijakan untuk merotasi para pemain nya itu mematahkan mitos “don’t change the winning team” yang sudah tak asing di dunia sepak bola. Dalam kamus kepelatihan Judi Bola Maxbet – Superbet777 Roberto Mancini , tidak ada pemain yang benar benar masuk ke dalam winning team tidak terkecuali pemain yang berstatus bintang.

Hal itu jelas terlihat pada pertandingan Inter Milan melawan Genoa. Mancini tak ragu untuk tidak menurun kan penyerang Mauro Icardi. Padahal pemain depan asal Argentina itu berstatus sebagai pencetak gol terbanyak Liga Italia musim lalu dengan 22 gol.

Saat itu Roberto Mancini lebih memilih untuk menurun kan Rodrigo Palacio untuk menjadi penyerang tunggal dengan formasi pilihan nya 4-2-3-1. Inter Milan menang tipis saat itu dengan skor 1-0 melalui gol dari Adem Ljajic.

Artikel Terkait:
Judi Bola Ibcbet – Citizens Atasi Southampton Dengan Skor 3-1

affiliate
AGEN BOLA SBOBET IBCBET TANGKAS & CASINO ONLINE TERPERCAYA DI INDONESIA