Judi Bola Online - Allegri Mengenang Awal Melatih Juventus - |

Judi Bola Online – Allegri Mengenang Awal Melatih Juventus

Judi Bola Online

Website situs agen bandar judi bola togel poker casino online sbobet indonesia terpercaya.

 

Judi Bola Online – Karir Massimiliano Allegri di Juventus di-awali dengan banyak rintangan. Saat dirinya baru meltih Juventus, kal itu dia banyak mendapatkan protes dari para fans yang tidak suka akan dirinya, dan juga haru mengalami kekalahan pada laga uji coba namun kini Juventus menjadi juara.

Gelar juara Liga Italy musim ini sudah dipastikan menjadi milik Juventus setelah berhasil memperoleh angka mutlak saat berhadapan dengan Sampdoria dengan skor 1-0. Atas hasil itu memastikan bahwa Juventus sudah pasti menjuarai Liga Italy musim ini karena berdasarkan catatan Judi Bola Online, Juventus sudah tidak terkejar lagi oleh tim-tim lain.

Juventu telah berhasil mengoleksi 79 poin dari 34 pekan. Juve saat ini menang 17 poin atas Lazio yang berada tepat di belakang Juventus (posisi kedua) yang sudah bermain 33 kali. Ini berarti jika pada sisa pertandingan semua dimenangkan Lazio dengan angka mutlak pun, Lazio hanya sanggup mengumpulkan 15 poin saja lagi.

Saat ini kepada Judi Bola Online Allegri pun bercerita tentang pahitnya kenangan atas dirinya ketika di masa – masa awalnya yang penuh dengan rintangan ketika dirinya meneruskan serangkaian kesuksesan yang pernah diciptakan olehh Antonio Conte dengan mendaptakan tiga Scudetto bertubi-tubi.

Judi Online Bola

Judi Online Bola

“Saat awal dengan Juventus bagus saja. Hanya saja saya merasa saya hanya memiliki lima atau enam pemain saja kala itu. Kami terpaksa harus menelan kekalahan pada laga persahabatan dengan hasil 2-3,” ucap Allegri kepada Judi Bola Online.

“Saat para pemain ada di dalam genggaman saya akibat kekalahan yang kami alami itu, saya pun merasakan saat saya di Milan, Saya berkanvasing untuk melihat beberapa Scudetto dan para juara Piala Dunia,” imbuhnya.

Awalnya Allegri di-anggap tidak pantas menggantikan Conte, dirinya pun diprotes keras oleh sejumlah kalangan termasuk fans dari Juventus sendiri. Hal ini disebabkan karena track record atas dirinya yang kurang bagus saat musim 2013-2014 yang mengakibatkan dirinya dipecat.

Penyebab lainnya adalah dia harus memaklumi dan memahami bahwa para pemainnya baru saja pulan dari Piala Dunia Brazil sehingga dia tidak bisa langsung menangani timnya langsung saat itu.

Berdasarkan fakta yang didapat Judi Bola Online, Allgeri juga ditakutkan oleh sejumlah pemain bahwa dirinya akan merusak formasi dan balance dari Conte lewat pola pemain belakang tiga orang. Namun Allegri beberapa kali menerapkan empat pemain bertahan, alhasil pola itu membawa kesuksesan.

Setelah Scudetto dipastikan telah menjadi milik Juventus, namun saat ini Juventus masih berkesempatan untuk meraih Coppa Italia. Juventus juga telah berhasil memasuki babak semifinal Liga Champions yang nantinya akan berhadapan dengan Real Madrid.

“Tim ini kami bangun dengan seksama dan perlahan – lahan selama tiga tahun. Kami juga mencoba sesuatu yang baru. Banyak yang mengatakan bahwa Juventus tidak sanggup bermain dengan pola empat bek, itu yang saya dengar selama ini,” ujar Allgri kepada Judi Bola Online.

“Untuk memenangi empat scudetto secara beruntun bukan lah pekerjaan yang gampang. Saya memiliki pemain yang berkualitas tinggi sebagai manusia dalam sisi teknis. Musim ini belumlah berakhir bagi kami. Saya sangat berterima kasih kepada mereka yang telah banyak membantu saya didalam pekerjaan ini, para pemain di klub dan seluruh staff,” tambahnya.

Ini merupakan perolehan gelar Italia kedua bagi Allegri setelah pada musim 2010-2011 lalu dirinya bersama dengan Milan, seperti di catat oleh Judi Bola Online.
Artikel lain    :

Agen Judi Online – Enrique Menyanjung Suarez karena Tampil Gemilang

Bandar Judi Online – Liverpool Masuk Semifinal Piala FA

affiliate
AGEN BOLA SBOBET IBCBET TANGKAS & CASINO ONLINE TERPERCAYA DI INDONESIA