Judi Bola Terbesar - Mengenang Skor 7-4 Ports VS Reading |

Judi Bola Terbesar – Mengenang Skor 7-4 Ports VS Reading

Judi Bola Terbesar Mengenang Skor 7-4 Ports VS Reading
Judi Bola Terbesar Mengenang Skor 7-4 Ports VS Reading

Portsmouth

Pada hari kemarin tepatnya tanggal 29 September, saatnya dunia kembali Judi Bola Terbesar – Mengenang Skor 7-4 Ports VS Reading, yang dimana kejadian ini terjadi tepatnya 8 tahun silam yang menjadi sebuah sejarah gol terbanyak dalam Liga Primer Inggris.

Judi Bola Terbesar – Portsmouth

Pada 29 September 2007 tepatnya 8 tahun lalu terjadi pertarungan antara Judi Bola Terbesar Portsmouth menghadapi Reading yang dimana pertandingan ini sukses menjadi laga yang memiliki gol terbanyak sepanjang sejarah Liga Inggris di mulai.

Pertandingan dari Portsmouth menjamu Reading di Fratton Park mencatatkan sejarah di Liga Premier Inggris sebagai pertandingan yang menciptakan gol terbanyak. Sebelas gol dibukukan kedua tim dengan hasil akhir 7 – 4 untuk keunggulan Portsmouth.

Menangnya Portsmouth di Fratton sudah banyak diperkirakan oleh kalangan bola saat itu. Pada waktu itu Pompey julukan Portsmouth masih belum terkalahkan selama bermain sebagai tuan rumah untuk musim yang sedang bergulir. Sedangkan Reading dalam 10 tahun terakhir belum mampu mengalahkan Portsmouth dalam setiap pertemuan kedua tim. Namun kejadian yang tidak terduga terjadi dimana Reading mampu memberikan perlawanan bagi tuan rumah bahkan menjadikan pertandingan tersebut menjadi pertandingan paling menarik sepanjang sejarah.

Babak pertama diakhiri dengan  2 gol dari penyerang asal Zimbabwe , Benjani Mwaruwari. Pompey di bawa Mwaruwari unggul terlebih dahulu di menit ke 11 setelah Benjani sukses menyambut umpan silang dari sulley Muntari. Bermain sebagai pengganti Nwanko Kanu yang cedera Judi Bola Terbesar Benjani bermain dengan sangat haus untuk bisa mencetak gol.

Gol kedua Benjani terjadi dengan sangat luar biasa setelah aksi individunya membuat lapangan tengah Reading kocar kacir , Mwaruwari melewati pemain Reading yang berakhir dengan tendangan dari jarak sekitar 20 meter menyongsor ke gawang Marcus Hahnemann yang menjaga gawang Reading kala itu. Dominasi dari Portsmouth cukup luar biasa di babak pertama ini bahkan pelatih nya sendiri mengaku kalau ini adalah babak pertama terbaik yang mereka jalani di musim tersebut usai pertandingan.

Tertekan dengan dominasi Portsmouth Steve Coppel sebagai pelatih Reading memberikan instruksi kepada anak asuh nya dengan taktik baru. Menumpuk semua pemainnya di di sepertiga lapangan yang sukses membalikkan keadaan saat waktu babak pertama menyisakan beberapa menit. Sundulan dari Stephen Hunt didepan gawang David James mengubah skor menjadi 2-1 menutup babak pertama.

Memasuki babak kedua Reading tidak butuh waktu lama untuk Reading menyamakan kedudukan. Dave Kitson berhasil melewati David James yang bermain dengan terlalu agresif saat itu dengan keluar dari wilayahnya. Dari jarak dekat Hunt menjadikan skor 2-2 di awal babak kedua berlangsung.

Sayang sekali kebangkitan kembali Judi Bola Terbesar Reading dibabak kedua tidak mampu bertahan lama. Dimulai dari Hreidarsson, Benjani Mwaruwari dan Kranjcar saling berbagi gol dalam waktu 20 menit. Sangat cepat dan meyakinkan keunggulan Portsmouth menjadi 5-2. Shane Long memperkecil ketinggalan kembali beberapa waktu berselang untuk mengubah skor menjadi 5-3. Sayangnya bukan Portsmouth yang belajar dari kecolongan di babak pertama tidak mengubah irama permainannya. Gol bunuh diri Ingimarsson  dan pinalti dari Muntari menambah jarak tuan rumah menjadi 7-3.

Terlihat pertandingan ini sudah dapat dipastikan menjadi kemenangan Portsmouth di menit akhir pertandingan. Namun bagaimana pun pertandingan ini tetap menarik karena di penghujung laga Sol Campbell justru membagikan gol hiburan bagi tim tamu di menit ke 94.

Benjani Mwaruwari berhasil membuktikan kepada public bahwa Portsmouth memiliki penyerang handal selain Nwanko Kanu kala itu. Tiga golnya kegawang Judi Bola Terbesar – Superbet777 Reading membawa tuan rumah menang dengan meyakinkan. Hingga akhir musim Portsmouth tampil cukup meyakinkan dengan menjuarai Piala FA dan berakhir di posisi 8 klasemen. Ini menjadi sejarah gol terbanyak dalam 1 pertandingan untuk Liga Premier Inggris.

Artikel Terkait:
Judi Bola Terbaik – Caceres Kembali Mendapatkan Masalah

affiliate
AGEN BOLA SBOBET IBCBET TANGKAS & CASINO ONLINE TERPERCAYA DI INDONESIA